EDUKASI SWAMEDIKASI PENGGUNAAN OBAT ANALGETIK DAN ANTIPIRETIK SECARA RASIONAL PADA MASYARAKAT DESA KARANGPETIR

Anwar Sodik, Eka Wuri Handayani, Wahyu Rahmatulloh, Nasya Amanat Asady, Nur Rofiqoh, Sofhie Apriyani, Tsalis Ajizah

= https://doi.org/10.26753/empati.v6i2.1721
Abstract views = 511 times | views = 87 times

Abstract


Rasionalitas penggunaan obat analgetik dan antipiretik penting untuk memastikan keamanan dan efektivitas terapi, terutama dalam praktik swamedikasi. Swamedikasi umum dilakukan masyarakat, tetapi sering tanpa pemahaman yang memadai mengenai dosis, indikasi, serta efek samping obat. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait swamedikasi analgetik dan antipiretik melalui edukasi langsung dengan ceramah menggunakan media poster dan buku saku, serta evaluasi pre test dan post test. Sebanyak 30 responden mengikuti kegiatan ini. Hasil menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata pretest 63,6% menjadi 92,6% pada posttest. Peningkatan tertinggi terjadi pada soal terkait dosis, indikasi penggunaan, dan waktu konsultasi medis, dengan kenaikan hingga 76,66% pada beberapa poin. Responden dengan pendidikan rendah dan usia di atas 45 tahun menunjukkan peningkatan pengetahuan terbesar. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis komunitas dengan pendekatan personal dan media cetak efektif meningkatkan literasi kesehatan masyarakat. Program serupa disarankan untuk diterapkan secara berkelanjutan guna memperkuat kemampuan masyarakat dalam menggunakan obat secara aman dan bertanggung jawab serta mencegah risiko penyalahgunaan obat

Full Text:

PDF

References


Ahmed, S. M., Sundby, J., Aragaw, Y. A., & Abebe, F. (2020). Self-medication and safety profile of medicines used among pregnant women in a tertiary teaching hospital in jimma, ethiopia: A cross-sectional study. International Journal of Environmental Research and Public Health, 17(11). https://doi.org/10.3390/ijerph17113993

Haryanto, K., & Marlindasari, L. (2024). Gambaran Tingkat Pengetahuan Swamedikasi Penggunaan Obat Analgetik Antipiretik pada Masyarakat Kelurahan Kenanga Kota Tangerang. Jurnal Medika Farmaka, 2(2), 235–238. https://doi.org/10.33482/jmedfarm.v2i2.26

Kartika Untari, M., Fatimah, S., Duanda Putri, H., Riska Rahmawati, A., Azzahra Puteri, D. (2024). Kajian Penggunaan Obat Yang Rasional Pada Faringitis Akut di Puskesmas X Karanganyar. Indonesian Journal of Pharmaceutical Education, 4(1). https://doi.org/10.37311/ijpe.v4i1.25016

Kesehatan, J. I., & Husada, S. (2020). Perilaku Swamedikasi. https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i2.405

Lufitasari1, A., Khusna2, K., & Pambudi3, R. S. (2021). Tingkat Pengetahuan Orang Tua Terhadap Swamedikasi Obat Demam Pada Anak Di Kelurahan Kerten Surakarta. Desember, 1(1). https://jurnal.usahidsolo.ac.id/index.php/SENRIABDI

Ratnawulan, S., Dan, M., & Husni, P. (2017). Pemberian Pemahaman Mengenai Penggunaan Obat Analgesik Secara Rasional Pada Masyarakat Di Arjasari Kabupaten Bandung. Vol. 6, Issue 3). http://samples.jbpub.com/

Sovia, E. (2024). Edukasi Penggunaan Obat Analgetik dan Antipiretik Secara Rasional. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma, 5(2). https://doi.org/10.26874/jakw.v5i2.428

Widiastuti, T.C (2022). Swamedikasi dengan metode CBIA di Desa Pekuncen meningkatkan pengetahuan ibu PKK tentang penggunaan obat bebas. Jurnal Empati. 3(3). Hal.223-230 https://doi.org/10.26753/empati.v3i3.874


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View Stats

Universitas Muhammadiyah Gombong

Address: Jl. Yos Sudarso No.461 Gombong, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah 54412. Phone: (0287) 472433

Email: empati@unimugo.ac.id