Jurnal EMPATI (Edukasi Masyarakat, Pengabdian dan Bakti)
https://ejournal.unimugo.ac.id/index.php/EMPATI
<p><img style="float: left; padding: 0 8px 4px 0;" src="/public/site/images/admin/empati.png" alt="" width="180" height="241" /></p><p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 15px;"><strong>Jurnal EMPATI (Edukasi Masyarakat, Pengabdian dan Bakti)</strong> merupakan forum atau wadah ilmiah untuk publikasi artikel hasil pengabdian kepada masyarakat, yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Gombong, dengan frekuensi terbitan dua kali dalam setahun yaitu April dan Oktober. <span>Kami mengundang dan menyambut baik kepada penulis yang akan mempublikasikan hasil pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan pelayanan dan pengembangan masyarakat, dengan format penulisan (template) yang sudah ditetapkan oleh Jurnal Empati. </span> <br /><br />Artikel yang masuk akan direview oleh tim reviewer sesuai dengan bidang ilmu dan setiap artikel yang lolos dan melalui tahap sesuai alur penerbitan, akan dimuat pada Jurnal Empati. <br /><br />Jurnal EMPATI berusaha untuk dapat terindeks di database utama, seperti Google Scholar, Indonesian Publication Index (IPI), Indeks Sains dan Teknologi (SINTA) dan Garuda.</span></p>Universitas Muhammadiyah Gombongen-USJurnal EMPATI (Edukasi Masyarakat, Pengabdian dan Bakti)2774-4442EDUKASI AKUPRESUR UNTUK MENGURANGI DISMENORHEA DI POSYANDU REMAJA DESA ORI KECAMATAN KUWARASAN KABUPATEN KEBUMEN
https://ejournal.unimugo.ac.id/index.php/EMPATI/article/view/1875
Latar belakang : Menurut studi pendahuluan, di Posyandu Remaja Desa Ori menunjukkan bahwa dari 31 remaja putri yang telah menstruasi, sebanyak 25 orang (69,4%) mengaku mengalami dismenorhea. Salah satu teknik yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri dismenorhea adalah dismenorhea. Tujuan : Meningkatkan pengetahuan remaja tentang dismenorhea dan cara penanganannya secara non-farmakologis menggunakan teknik akupresur. Metode : Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini meliputi pretest untuk mengukur pengetahuan awal peserta, edukasi tentang dismenorhea dan teknik akupresur (SP6, LI4, LR3) menggunakan proyektor, serta posttest untuk mengukur pengetahuan peserta setelah edukasi. Data dianalisis menggunakan uji paired t-test untuk melihat peningkatan pengetahuan peserta. Hasil : Hasil uji paired t-test menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan dengan nilai rata-rata pengetahuan menurun dari 1,69 (pretest) menjadi 1,03 (posttest), nilai t = 5,916 dan p = 0,000. Kesimpulan : Hasil edukasi menunjukkan peningkatan pengetahuan remaja tentang dismenorhea dan penanganannya dengan akupresur.Kusumastuti KusumastutiFatimah Az ZahrohYusronisa Nur Hikmah
Copyright (c) 2025 Jurnal EMPATI (Edukasi Masyarakat, Pengabdian dan Bakti)
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-10-202025-10-2062637010.26753/empati.v6i2.1875EDUKASI DAN PELATIHAN PEMANFAATAN MINYAK JELANTAH SEBAGAI LILIN AROMATERAPI DI DESA SAWANGAN
https://ejournal.unimugo.ac.id/index.php/EMPATI/article/view/1878
Minyak jelantah merupakan limbah rumah tangga yang sering dibuang sembarangan, padahal penggunaannya berulang dapat menghasilkan senyawa toksik dan karsinogenik serta mencemari lingkungan. Kondisi ini terjadi di Desa Sawangan, Kecamatan Kuwarasan, Kabupaten Kebumen, di mana konsumsi minyak goreng tinggi dan kesadaran pengelolaan limbah masih rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola minyak jelantah menjadi produk bernilai ekonomis berupa lilin aromaterapi. Metode yang digunakan adalah penyuluhan melalui brosur dan praktik pembuatan lilin, dengan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan dan kesadaran: pemahaman bahaya minyak jelantah naik dari 28,32% menjadi 90,52%, dan pengetahuan pemanfaatannya sebagai lilin aromaterapi dari 0% menjadi 90,85%. Edukasi dan pelatihan ini efektif serta direkomendasikan dilanjutkan dengan pendampingan, pelatihan kewirausahaan, dan pembentukan kelompok usaha agar berkelanjutan.Titi Pudji RahayuHusnul KhuluqAyu Nissa AinniTri Cahyani WidiastutiAnwar SodikNur RofiqohWinda Agustin
Copyright (c) 2025 Jurnal EMPATI (Edukasi Masyarakat, Pengabdian dan Bakti)
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-10-282025-10-2862718010.26753/empati.v6i2.1878PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PERUMAHAN TATAKA PURI KECAMATAN CURUG KABUPATEN TANGERANG DALAM PEMBUATAN DETERGEN CAIR
https://ejournal.unimugo.ac.id/index.php/EMPATI/article/view/1876
Detergen cair merupakan salah satu bentuk produk pembersih yang kini semakin diminati oleh masyarakat. Detergen cair merupakan bahan pencuci pakaian yang mengandung konsentrat liquid. Sifatnya yang cair memudahkan untuk menembus ke serat pakaian secara merata. Salah satu keunggulan sabun cuci baju yakni lebih higienis karena bisa disimpan dalam wadah yang tertutup rapat sehingga produk sabun yang dihasilkan dapat memenuhi kebutuhan penggunaan sabun pada kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan warga Perumahan Tataka Puri Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang melalui edukasi dan pelatihan pembuatan detergen cair. Permintaan masyarakat terhadap produk pembersih yang efektif, aman, dan ekonomis semakin meningkat, namun pengetahuan mengenai bahan, fungsi, serta proses pembuatannya masih terbatas. Metode kegiatan meliputi penyampaian materi edukasi terkait bahan kimia dan bahan alami yang dapat digunakan, dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan detergen cair, serta uji hedonik untuk menilai tingkat penerimaan produk. Sebanyak 50 peserta terlibat dalam pelatihan, dengan 15 orang di antaranya berperan sebagai panelis uji hedonik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai fungsi bahan serta keterampilan dalam memproduksi detergen cair secara mandiri. Uji hedonik menunjukkan mayoritas panelis menyukai warna (100%), aroma (93,75%), dan bentuk/tekstur (87,5%) dari produk yang dihasilkan. Hal ini menandakan bahwa formula yang digunakan sesuai dengan preferensi masyarakat dan berpotensi dikembangkan sebagai usaha rumah tangga. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kapasitas pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempatNuraini NurainiMaghfirah Shifa AnnisaMariska Junia SilvaKayla Rima DianiKencana Etika Sari
Copyright (c) 2025 Jurnal EMPATI (Edukasi Masyarakat, Pengabdian dan Bakti)
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-10-202025-10-2062819110.26753/empati.v6i2.1876EDUKASI GAYA HIDUP SEHAT DAN PENGELOLAAN OBAT ANTIHIPERTENSI UNTUK PENCEGAHAN HIPERTENSI DI DESA JATIMULYO
https://ejournal.unimugo.ac.id/index.php/EMPATI/article/view/1903
Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Jatimulyo dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga Desa Jatimulyo tentang pencegahan hipertensi melalui edukasi gaya hidup sehat dan pengelolaan penggunaan obat antihipertensi. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan, tim melakukan koordinasi dengan bidan desa untuk mengumpulkan data terkait. Tahap pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi interaktif kepada 20 peserta. Tahap evaluasi dilakukan dengan membandingkan hasil pretest dan posttest guna menilai peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan rata-rata skor pengetahuan dari 70 pada pretest menjadi 93 pada posttest, dengan persentase kenaikan 32,8%. Edukasi yang disampaikan dengan media visual dan diskusi terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta mengenai hipertensi dan pencegahannya. Kesimpulan :Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat serta edukasi yang dilakukan tidak hanya menambah wawasan peserta, tetapi juga mendorong terciptanya perilaku sehat yang berpotensi menurunkan angka kejadian hipertensi di masyarakat serta berpotensi memberikan jangka panjang dalam pencegahan hipertensi. Kata Kunci : gaya hidup; hipertensi; pengelolaan obatTri Cahyani WidiastutiAyu Nissa AinniAmmanattun Isnaeni
Copyright (c) 2025 Jurnal EMPATI (Edukasi Masyarakat, Pengabdian dan Bakti)
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-10-282025-10-2862929810.26753/empati.v6i2.1903PENGARUH PEMBERIAN EDUKASI TERHADAP PENGETAHUAN KELUARGA TERKAIT DAGUSIBU ANTIBIOTIK DI DESA LANGSE KECAMATAN KARANGSAMBUNG KABUPATEN KEBUMEN
https://ejournal.unimugo.ac.id/index.php/EMPATI/article/view/1740
<p class="Default"><span lang="IN">Tingginya angka penggunaan antibiotik secara tidak rasional di masyarakat, khususnya dalam bentuk swamedikasi, berkontribusi terhadap meningkatnya resistensi bakteri di Indonesia. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah edukasi publik mengenai prinsip DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi terhadap peningkatan pengetahuan keluarga tentang penggunaan antibiotik secara rasional di Desa Langse, Kebumen. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif berbasis <em>Project Based Learning</em> melalui pemberian pretest, edukasi langsung, dan posttest. Edukasi dilakukan secara door to door dengan media leaflet dan buku saku. Hasil menunjukkan terjadi peningkatan rata-rata nilai pengetahuan dari 63,10% pada pretest menjadi 85,32% pada posttest. Mayoritas responden mengalami peningkatan skor, terutama kelompok usia lanjut dan pendidikan rendah. Simpulan dari penelitian ini adalah edukasi dengan pendekatan langsung berbasis prinsip DAGUSIBU terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan antibiotik secara rasional, sehingga dapat menjadi strategi edukatif berkelanjutan di tingkat komunitas.</span></p><p class="Default"><strong><span lang="IN">Kata kunci : </span></strong><span lang="IN">antibiotik;dagusibu;edukasi kesehatan;penggunaan rasional;resistensi bakteri</span></p>Eka Wuri HandayaniAdilla Syafira FirdausAnggita Atika WidyastutiBelia Agustiyana PaweningCendi Puspita Sari
Copyright (c) 2025 Jurnal EMPATI (Edukasi Masyarakat, Pengabdian dan Bakti)
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-10-282025-10-28629911210.26753/empati.v6i2.1740PENINGKATAN KUALITAS HIDUP MASYARAKAT MELALUI PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN PENGGUNAAN OBAT SWAMEDIKASI YANG TEPAT DAN TEJANGKAU DI DESA ENTAK, AMBAL, KEBUMEN
https://ejournal.unimugo.ac.id/index.php/EMPATI/article/view/1742
<p class="Default"><span lang="IN">Swamedikasi masih menjadi pilihan utama masyarakat dalam menangani keluhan kesehatan ringan, terutama di daerah pedesaan seperti Desa Entak, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen. Namun, rendahnya pengetahuan dan kepatuhan masyarakat terhadap penggunaan obat swamedikasi yang benar menimbulkan risiko kesehatan seperti efek samping, kesalahan dosis, dan resistensi obat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi obat dan kepatuhan penggunaan obat melalui edukasi berbasis pendekatan <em>Project-Based Learning</em> (PJBL). Sosialisasi dilaksanakan secara luring pada 12 Juni 2025, dengan metode penyampaian berupa video edukasi, buku saku, serta simulasi penggunaan obat menggunakan kemasan asli. Hasil pretest menunjukkan nilai rata-rata sebesar 56,7, yang meningkat menjadi 80 pada posttest setelah penyuluhan dilakukan. Kelompok usia produktif dan berpendidikan dasar menunjukkan peningkatan skor yang paling signifikan. Selain itu, ibu rumah tangga dan petani sebagai kelompok dominan dalam kegiatan ini juga menunjukkan perubahan sikap dalam penggunaan obat. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa edukasi dengan pendekatan partisipatif dan visual efektif dalam meningkatkan pemahaman serta kepatuhan masyarakat terhadap swamedikasi yang aman dan rasional, dan layak untuk diterapkan di wilayah lain dengan karakteristik serupa.</span></p><p class="Default"><strong><span lang="IN">Kata kunci : </span></strong><span lang="IN">swamedikasi, edukasi kesehatan, literasi obat, kepatuhan minum obat</span></p>Ayu Nissa AinniAisyah Ratna PutriAtika Norina WijayantiDarwati DarwatiFerlyanda Punang Raras Puspitorini
Copyright (c) 2025 Jurnal EMPATI (Edukasi Masyarakat, Pengabdian dan Bakti)
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-10-282025-10-286211312310.26753/empati.v6i2.1742EDUKASI SWAMEDIKASI PENGGUNAAN OBAT ANALGETIK DAN ANTIPIRETIK SECARA RASIONAL PADA MASYARAKAT DESA KARANGPETIR
https://ejournal.unimugo.ac.id/index.php/EMPATI/article/view/1721
Rasionalitas penggunaan obat analgetik dan antipiretik penting untuk memastikan keamanan dan efektivitas terapi, terutama dalam praktik swamedikasi. Swamedikasi umum dilakukan masyarakat, tetapi sering tanpa pemahaman yang memadai mengenai dosis, indikasi, serta efek samping obat. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait swamedikasi analgetik dan antipiretik melalui edukasi langsung dengan ceramah menggunakan media poster dan buku saku, serta evaluasi pre test dan post test. Sebanyak 30 responden mengikuti kegiatan ini. Hasil menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata pretest 63,6% menjadi 92,6% pada posttest. Peningkatan tertinggi terjadi pada soal terkait dosis, indikasi penggunaan, dan waktu konsultasi medis, dengan kenaikan hingga 76,66% pada beberapa poin. Responden dengan pendidikan rendah dan usia di atas 45 tahun menunjukkan peningkatan pengetahuan terbesar. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis komunitas dengan pendekatan personal dan media cetak efektif meningkatkan literasi kesehatan masyarakat. Program serupa disarankan untuk diterapkan secara berkelanjutan guna memperkuat kemampuan masyarakat dalam menggunakan obat secara aman dan bertanggung jawab serta mencegah risiko penyalahgunaan obatAnwar SodikEka Wuri HandayaniWahyu RahmatullohNasya Amanat AsadyNur RofiqohSofhie ApriyaniTsalis Ajizah
Copyright (c) 2025 Jurnal EMPATI (Edukasi Masyarakat, Pengabdian dan Bakti)
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-10-282025-10-286212413410.26753/empati.v6i2.1721EDUCATION AND IMPLEMENTATION OF PRENATAL YOGA TO IMPROVE PREGNANT WOMEN'S KNOWLEDGE
https://ejournal.unimugo.ac.id/index.php/EMPATI/article/view/1921
Pregnancy is a normal and natural process experienced by women, during which many changes occur both physically and psychologically. Prenatal yoga is one method that can help normalize the functioning of the sympathetic and parasympathetic nervous systems. The purpose of this community service is to increase the knowledge of pregnant women about prenatal yoga and its application to pregnant women. The community service method is through face-to-face counseling using leaflets related to prenatal yoga, followed by prenatal yoga practice. Community service results: Pretest results showed that of the 9 mothers who participated in the activity, 2 mothers had insufficient knowledge, 4 mothers had sufficient knowledge, and 3 mothers had good knowledge. Posttest results conducted after the counseling showed that 6 mothers had good knowledge and 3 mothers had sufficient knowledge. The conclusion of the community service is: There was an increase in knowledge after the prenatal yoga counseling. Keywords: Prenatal Yoga, Pregnant Women, Knowledge.Juni SofianaFitria PrabandariUmi Laelatul Qomar
Copyright (c) 2025 Jurnal EMPATI (Edukasi Masyarakat, Pengabdian dan Bakti)
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-10-292025-10-296213514110.26753/empati.v6i2.1921