Loading
DIMENSI SPIRITUALITAS DAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN TUBERKULOSIS (TB) DI POLI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT ISLAM JAKARTA CEMPAKA PUTIH
##common.pageHeaderLogo.altText##
Vol. 21 No. 1 (2025) Articles

DIMENSI SPIRITUALITAS DAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN TUBERKULOSIS (TB) DI POLI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT ISLAM JAKARTA CEMPAKA PUTIH

Published 2025-06-30
Uswatun Hasani , Neni Ni’maturohmah , Eha Hafsah , Sri Rahayu
Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan , Vol. 21, No. 1 (2025) , pp. 33-42 , Published: 2025-06-30
1 Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Abstract

Latar belakang : TB Paru adalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis. Kuman tersebut biasanya masuk ke dalam tubuh manusia melalui udara pernapasan ke dalam paru, kemudian kuman tersebut dapat menyebar dari paru ke bagian tubuh lainnya melalui sistem peredaran darah, sistem saluran limfa, melalui saluran pernapasan (bronchus) atau penyebaran langsung ke bagian tubuh lainnya. Penemuan kasus TBC yang tinggi belum diimbangi dengan angka keberhasilan pengobatan yang mencapai target.

Tujuan Penelitian: Mengetahui kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis (tb) di poli rawat jalan Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih.

Metode penelitian : Metode penelitian yang digunakan peneliti dalam penelitian adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dimana pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam. Total partisipan berjumlah 6 orang terdiri dari 4 pasien TB dan 2 perawat poli TB, bertujuan untuk mengamati langsung infromasi serta melakukan dokumentasi sebagai bukti yang akurat dari pencatatan sumber-sumber informasi. Metode kualitatif adalah pemahaman mendalam, mengembangkan teori, mendiskripsikan realitas, dan kompleksitas sosial.

Hasil Penelitian: Hasil penelitian dilakukan terhadap empat informan melalui wawancara. Telah ditunjukkan bahwa keempat informan tersebut patuh minum obat TBC, kemudian spiritualitas dari masing-masing informan menunjukkan bahwa kebutuhkan beribadah adalah salah satu tujuan utama untuk mendapat kemudahan dan kelancaran penyembuhan. Namun, mereka tidak memiliki pengetahuan mengenai TBC dan pencegahan penularannya. Selain itu, keempat informan tersebut juga mendapat dukungan, baik dari keluarga maupun petugas kesehatan, sehingga muncul keyakinan untuk sembuh karena selalu diingatkan untuk minum obat.

Kesimpulan: Untuk meningkatkan kepatuhan minum obat pada pasien TB paru adalah dengan cara berkolaborasi antara petugas promosi Kesehatan dengan petugas binroh yang ada di rumah sakit bagaimana cara minum obat, kemudian perlu adanya pembinaan spiritual di rumah sakit Isalam Jakarta dan melakukan home visit/kunjungan rumah untuk pemantauan pasien TB paru.

Keywords

pengetahun keluarga kepatuhan minum obat

Downloads

Download data is not yet available.

References

  1. Dendana, E., Ghammem, R., Sahli, J., Maatoug, J., Fredj, S. Ben, Harrabi, I., Chaieb, M., & Ghannem, H. (2021). Clustering of chronic diseases risk factors among adolescents: a quasi-experimental study in Sousse, Tunisia. International Journal of Adolescent Medicine and Health, 31(4).
  2. Fitria & Febrianti. (2015). Hubungan Dukukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Tuberkulosis Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Gading Rejo. Jurnal dunia kesehatan. Vol 5. No 1.
  3. Friedman, L. M. (2010). Buku ajar keperawatan keluarga: riset, teori, praktik (5th ed). Jakarta: EGC.
  4. Juwita, A. P. (2019). Kesesuaian Antara Spiritual Assessment Scale dan Spirituality Wellbeing Scale Sebagai Instrumen Pengukuran Spiritualitas Pasien RawatInap Yarsi Pontianak. ProNers, 4(1).
  5. Kemenkes RI. Buku Pedoman Nasional Pengendalian Tuberkuolsis. In: buku Pedoman Nasional Pengendalian Tuberkulosis terbitan 2014. Jakarta; 2014. p. 01–210.
  6. Kementerian Kesehatan RI. Infodatin Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI Tuberkulosis (Temukan Obat Sampai Sembuh). Kementerian Kesehatan RI. Jakarta; 2024.
  7. Muna, L., & Soleha, U. (2014). Motivasi dan dukungan sosial keluarga mempengaruhi kepatuhan berobat pada pasien TB paru TB paru di poli paru BP4 Pamesakan. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 7(2), 172–179.
  8. Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI). 2011. Hubungan Rokok dan TBC [diunduh 19 Maret 2017]. Tersedia dari: http://www.ppti.info/2011/06/hubungan- rokok-dan-tbc.html
  9. Pare, A. L. (2012). Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Berobat Pasien TB Paru Di Puskesmas Batua dan Puskesmas Tamamaung Kota Makassar Tahun 2010-2012. Skripsi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin.
  10. Rumah Sakit Islam Cempak Putih. TUBERKULOSIS.; 2024
  11. Situmorang, F. P., Kendek, R., & Putra, W. F. (2017). Solusi mengatasi ketidakpatuhan minum obat pasien tuberkulosis. Jurnal Penyegaran, 3(1), 35–45. Retrieved from https://www.researchgate.net Januari 2016.
  12. WHO. Global Tuberculosis Report 2020. World Health Organization. 2020

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

Home Current Archives New Journal Search