Studi Rasionalitas Penggunaan Obat dengan 10 Penyakit Terbanyak di Puskesmas X Karanganyar

Meta Kartika Untari, Hapsari Duanda Putri, Syahla Qutratu'ain, Dian Eka Ermawati

= https://doi.org/10.26753/jfks.v5i1.1702
Abstract views = 517 times | views = 2 times

Abstract


Definisi Penggunaan Obat Rasional (POR) menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) adalah bila pasien mendapatkan pengobatan sesuai dengan kebutuhannya, mendapatkkan obat sesuai dosis serta mendapatkannya dalam periode yang sesuai dengan biaya sesuai jangkauan pasien ataupun masyarkat lain. Terdapat indikator yang digunakan dalam menentukan keberhasilan obat yang rasional berdasarkan Kementerian Kesehatan salah satunya indikator peresepan dan kriteria pengobatan. Untuk menilai rasionalitas antidiabetes digunakan ketepatan indikasi, dosis, durasi, dan frekuensi pemberian dengan menggunakan Pedoman PERKENI. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui persentase penggunaan antibiotik dan injeksi untuk diagnosis tertentu, serta jumlah rata-rata item obat per resep pasien berdasarkan standar Kementerian Kesehatan RI. Dengan mengumpulkan data sekunder dari rekam medis pasien yang dirawat antara bulan Maret dan Mei 2023, didapatkan bahwa penggunaan antibiotik sudah sesuai standar Kemenkes RI; untuk infeksi saluran pernapasan akut non-pneumonia 18,30%, diare non-spesifik 7,69%, penggunaan injeksi untuk myalgia adalah 0%, dan jumlah rata-rata item obat per lembar resep adalah 2,24%. Sedangkan ketepatan penggunaan obat antidiabetes oral pada pasien diabetes melitus tipe 2 adalah 100% rasional untuk indikasi dan frekuensi pemberian, 79,57% rasional untuk dosis, dan 64,52% rasional untuk ketepatan obat.  


Keywords


Non-pneumonia ARIs; nonspecific diarrhea; myalgia; type 2 diabetic mellitus; rationality; antibiotic; antidiabetic

Full Text:

PDF

References


American Diabetes Association Professional Practice Committee. (2022). 4. Comprehensive Medical Evaluation and Assessment of Comorbidities: Standards of Medical Care in Diabetes—2022. Diabetes Care, 45, 546–559. American Diabetes Association Inc.

Arania, R., Triwahyuni, T., Esfandiari, F., & Nugraha, F. R. (2021). Hubungan Antara Usia, Jenis Kelamin, Dan Tingkat Pendidikan Dengan Kejadian Diabetes Mellitus Di Klinik Mardi Waluyo Lampung Tengah. Jurnal Medika Malahayati, 5(3), 146–153.

Arif, M. (2023). Pengaruh Usia Dan Jenis Kelamin Terhadap Kadar Gula Darah. Journal of Science and Medical Laboratory, 1(2), 68–74.

Artini, K. S., Listyani, T. A., & Puspitasari, G. (2023). Rasionalitas Penggunaan Obat Antidiabetes Pada Pasien Dm Tipe 2 Pasien Rawat Jalan Di Rsud Dr. Moewardi Surakarta. MEDFARM: Jurnal Farmasi dan Kesehatan, 12(1), 9–18.

Herdaningsih, S., Muhtadi, A., Lestari, K., & Annisa, N. (2016). Potensi interaksi obat obat pada resep polifarmasi: studi retrospektif pada salah satu Apotek di kota Bandung. Jurnal farmasi klinik Indonesia, 5(4), 288-292.

Ihsan, S., Sabarudin, Leorita, M., Syukriadi, A. S. Z., & Ibrahim, M. H. (2017). Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Obat Ditinjau dari Indikator Peresepan Menurut World Health Organization (WHO). Jurnal Medula, 5(1), 402-409.

Indiarto, E.N., Herawati, F., & Wardani, S. A. (2020). Profil Penggunaan Obat Rasional di Puskesmas Kabupaten Sidoarjo Provinsi Jawa Timur Tahun 2017. CALYPTRA, 9(1), 1-20.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2011). Modul Penggunaan Obat Rasional Dalam Praktek. Jakarta : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Laporan Kinerja Direktorat Pelayanan Kefarmasian Tahun 2018. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Khairunnisa, C., Buwana, R. M. C., Adnan., & Khotimah, M. (2022). Evaluasi Penggunaan Obat di Puskesmas Pandak I Bulan Januari 2022 berdasarkan Indikator 83 Kementerian Kesehatan RI. Prosding Seminar Nasional Pusat Informasi dan Kajian Obat, 1(2), 372-377.

Khairunnisa, R., Hajrah, & Rusli, R. (2016). Profil Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Ispa Di Beberapa Puskesmas Kota Samarinda. Prosiding Seminar Nasional Kefarmasian Ke-4, 316–321. Retrieved May 10, 2025, from https://www.researchgate.net/profile/Hajrah-Hajrah 2/publication/324914506_Profil_Penggunaan_Antibiotik_Pada_Pasien_Ispa_Di_Beberapa_Puskesmas_Kota_SamarindA/links/64375415ad9b6d17dc531970/Profil-Penggunaan-Antibiotik-pada-Pasien-Ispa-di-Beberapa-Puskesmas-Kota-Samarinda.pdf

Korompis, F., Tjitrosantoso, H., & Goenawi, L.R. (2013). Studi penggunaan obat pada penderita diare akut di instalasi rawat inap blu RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado Periode Januari–Juni 2012. PHARMACON, 2(1), 42-50.

Kurnianta, P. D. M., Soares, G. I. B., Prasetya, A. A. N. P. R., & Yuliawati, A. N. (2022). Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Antidiabetes Oral pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Rawat Inap Rumah Sakit Nasional di Dili Medication Evaluation of Oral Antidiabetic Agents in Hospitalized Patients with Type-2 Diabetes at National Hospital in Dili. Jurnal Farmasi Indonesia, 19(1), 148–160.

Kurniawati, T., Lestari, D., Rahayu, A. P., Syaputri, F. N., & Tugon, D. T. A. (2021). Evaluasi Profil Penggunaan Obat Antidiabetes Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Rawat Jalan di Salah Satu Rumah Sakit Kabupaten Bogor. JSTE, 3(1), 24–34. Retrieved from http://www.ejournal.umbandung.ac.id/index.php/jste

Lolo, W.A. & Mansauda, K.L.R. (2022). Evaluasi Peresepan Obat Berdasarkan Indikator World Health Organization (WHO) di Puskesmas Teling Atas. Pharmacon, 11(4), 1685-1693.

Malihah, D., & Emelia, R. (2022). Pola Pengoabatan Antidiabetes Terhadap Pasien Diabetes Melitus Tipe II Rawat Jalan di RSAU dr. M. Salamun. Jurnal Delima Harapan, 9(1), 83–94.

Nuryati, N. (2017). Farmakologi. Pusat Pendidikan Sumber Daya Manusia Kesehatan Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Perkumpulan Endokrinologi Indonesia. (2021). Pedoman Pengelolaan Dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa Di Indonesia. Jakarta: PB Perkeni.

Pratiwi, A.A. & Sinuraya, R.K. (2014). Analisis peresepan obat anak usia 2-5 tahun di kota Bandung tahun 2012. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia, 3(1), 18-23.

Pulungan, R., Chan, A., & Fransiska, E. (2019). Evaluasi Penggunaan Obat Rasional di Puskesmas Kabupaten Serdang Bedagai. Jurnal Dunia Farmasi, 3(3), 144-152.

Putri, O.Y.K., Abrori, C., & Astuti, I.S.W. (2015). Uji Sensitivitas Amoksisilin dan Eritromisin terhadap Infeksi Sekunder dari Spesimen Pasien Infeksi Saluran Pernafasan Akut (Sensitivity Test of Amoxicillin and Erythromycin againts Secondary Infections from Acute Respiratory Infection Speciments). Pustaka Kesehatan, 3(1), 18-23.

Ramdini, D. A., Wahidah, L. K., & Atika, D. (2020). Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Obat Diabetes Melitus Tipe II pada Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Pasir Sakti Tahun 2019. JFL: Jurnal Farmasi Lampung, 9(1), 69–76.

Riza. F., Tivani, I., & Sari. M. P. (2017). Penggunaan Antibiotik Pada Anak Dengan ISPA Di Puskesmas Mulyoharjo Pemalang. Pemalang : Politeknik Harapan Bersama.

Sahafia, D. H., Rachma P, H., & Gusti, T. (2021). Hubungan Antara Faktor Sosiodemografi dan Tingkat Pengetahuan Pasien Diabetes Mellitus Rawat Jalan Dalam Penggunaan Metformin. PHARMACEUTICAL JOURNAL OF INDONESIA, 6(2), 99–106. Retrieved from http://.pji.ub.ac.id

Setyoningsih, H., Puspitasari, O., & Rahmawaty, A. (2023). Pengaruh Rasionalitas Terapi Kombinasi Oral Dengan Insulin Terhadap Kontrol Glukosa Darah Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Rumah Sakit Mitra Bangsa Pati. Cendekia Journal of Pharmacy, 7(1), 46–57. Retrieved from http://cjp.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id

Sjahriani, T. & Pattiyah, P. (2019). Uji Sensitivitas Bakteri Shigella Sp. Terhadap Antibiotik Golongan Sulfonamida, Beta-Laktam, Dan Makrolida Tahun 2017. Jurnal Farmasi Malahayati, 2(1), 1-11

Suhailis, Syaifiyatul, H., & Uswatun H. Naili. (2021). Pola Penggunaan Obat Antidiabetes Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe2 Di Puskesmas Pegantenan. Archives Pharmacia, 3(1), 34–40.

Umar, A. (2020). Profil Peresepan Antibiotik Pada Pasien Pediatri Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) Di Rumah Sakit AT-MEDIKA Kota Palopo Periode Juli-Desember 2018. Jurnal Kesehatan Luwu Raya, 6(2), 50-54.

Wijayanti, R., Meila, O., & Septiyani, A. (2017). Evaluasi Penggunaan Obat dengan Indikator Prescribing pada Puskesmas Jakarta Utara Periode Tahun 2016. Social Clinical Pharmacy Indonesia Journal, 2(1), 23-28.

Wulandari, A., & Melati, R. S. (2021). Kesesuaian penggunaan obat antidiabetes pada pasien diabetes melitus di puskesmas x Palembang. Borneo Journal of Pharmascientech, 5(2), 73–90.

Zukhri, S., Dewi, K. M. S., & Hidayati, N. (2018). Uji Sifat Fisik dan Antibakteri Salep Ekstrak Daun Katuk (sauropus androgynus (l) merr.). Jurnal Ilmiah Kesehatan, 11(1), 303-312.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Meta Kartika Untari

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Web Analytics View JFKS Stats

Creative Commons License

JFKS (e-ISSN: 2809-2899; p-ISSN: 2809-3828) is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Universitas Muhammadiyah Gombong
Address: Jl. Yos Sudarso No.461 Gombong, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah 54412.
Phone: (0287) 472433 | Email: jfks@unimugo.ac.id