Loading
Evaluasi Penggunaan Antibiotika Pada Infeksi Saluran Kemih Dengan Metode ATC/DDD DI RSUD Dr. Soedirman Kebumen
##common.pageHeaderLogo.altText##
Vol. 1 No. 1 (2021) Articles

Evaluasi Penggunaan Antibiotika Pada Infeksi Saluran Kemih Dengan Metode ATC/DDD DI RSUD Dr. Soedirman Kebumen

Published 2021-12-05
Endang Yuniarti , Aryna Mawar Rani , Eka Wuri Handayani
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains , Vol. 1, No. 1 (2021) , pp. 6-10 , Published: 2021-12-05
1 Universitas Muhammadiyah Gombong

Abstract

Latar Belakang, Angka kejadian infeksi saluran kemih (ISK) di RSUD Dr. Soedirman Kebumen cukup  bervariasi dari tahun  ke tahun. Beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan penggunaan antibiotik pada ISK memiliki nilai DDD yang tinggi dan berpotensi digunakan secara tidak rasional. Untuk itu perlu dilakukan evaluasi penggunaan antibiotik pada kasus ISK di RSUD Dr. Soedirman Kebumen menggunakan metode ATC/DDD. Tujuan Penelitian, Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan antibiotik ISK pada pasien dewasa rawat inap di RSUD Dr. Soedirman Kebumen dengan metode ATC/DDD selama tahun 2016-2020. Metode Penelitian, Penelitian ini berupa penelitian observasional dengan desain penelitian Cross Sectional melalui pengambilan data rekam medis pasien. Seluruh pasien rawat inap dewasa dengan ISK yang menerima antibiotic diikutkan dalam penelitian dan antibiotic yang digunakan dihitung kuantitasnya menggunakan metode ATC/DDD. Hasil Penelitian. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 64 pasien dengan ISK mendapatkan terapi antibiotik selama tahun 2106-2020. Ada tiga macam antibiotik yang digunakan yaitu ceftriaxon sebanyak 33,85 DDD/100 Patient-days, ciprofloxacin 15,59 DDD/100 Patient-days, cefixim 6,21 DDD/100 Patient-days. Total antibiotic yang digunakan pada pasien ISK selama tahun 2016-2020 sebanyak 55,56 DDD/100 Patient-days. Kesimpulan, Dengan menggunakan metode ATC/DDD, antibiotik terbanyak yang digunakan pasien rawat inap dewasa dengan ISK di RSUD Dr. Soedirman Kebumen tahun 2016-2020 berturut-turut adalah ceftriaxon, ciprofloxacin, dan cefixim.

Key words: Antibiotik, Metode ATC/DDD, Infeksi Saluran Kemih

Keywords

Antibiotik Metode ATC/DDD Infeksi Saluran Kemih
Copyright (c) 2021 Endang Yuniarti, Aryna Mawar Rani, Eka Wuri Handayani

The copyright of the published manuscript belongs to the Author, while JFKS is given the right to publish and reproduce in part or in whole. All articles published by JFKS are open access content under the Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0) license.

Authors who publish with this journal agree to the following terms:

  1. The author retains the copyright and the journal publishing rights simultaneously by granting a license under the Creative Commons Attribution License which allows others to share the work with a statement of authorship of the work and initial publication in this journal.
  2. Authors are allowed and permitted to save their articles on institutional repositories or on their websites, as well as other online repositories after articles are published on JFKS.

Downloads

Download data is not yet available.

References

  1. Dewi, Tanisa Puspita. 2021. “Penggunaan Antibiotika Pada Pasein Dewasa Pneumonia Dengan Metode DDD ( Defined Daily Dose ) di Rawat Inap RSU PKU Muhammadiyah Bantul Periode Tahun 2019
  2. Antibiotic Use In Pneumonia Adult Patients With DDD ( Defined Daily Dose ) Method In Hospital Care Of.†6(1): 8–13.
  3. Fauziyah, A. (2019). Evaluasi Kuantitatif Penggunaan Antibiotik Dengan Metode DDD (Defined Daily Dose) Pada Pasien Bedah Sesar (Caesarean Section) Di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta Tahun 2018. Akademi Farmasi Indonesia Yogyakarta Yogyakarta.
  4. Harmilah. (2020). Asuhan Keperawatan Pada Pasien Dengan Gangguan Sistem Perkemihan. Pustaka Baru Press.
  5. IAUI. (2015). Penatalaksanaan Infeksi Saluran Kemih dan Genitalia Pria 2015. Guideline.
  6. Masito, D. K. (2019). Evaluasi Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Anak Inap dr Soebandi Jember Periode Tahun 2017. Universitas Jember.
  7. Rachmawati, S., Masito, D. K., & Rachmawati, E. (2020). Evaluasi Penggunaan Antibiotik pada Pasien Anak Rawat Inap di RSD Dr . Soebandi Jember. Jurnal Farmasi Galenika, 6(2), 204–212. https://doi.org/10.22487/j24428744.2020.v6.ix.xxxxx
  8. Saraswati, J. (2019). Evaluasi Penggunaan Anribiotik Pada Pasien Dewasa Terdiagnosisi Infeksi Saluran Kemih Dengan Metode Gyssens Di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta. Universitas Sanata Dharma.
  9. Sukmawati, D. (2020). Evaluasi Penggunaan Antibiotik pada Pasien Tifoid Rawat Inap di Salah Satu Rumah Sakit Pemerintah Provinsi Bali dengan Metode Gyssens dan ATC/DDD Sukmawati,. Jurnal Farmasi Udayana, 9(1), 37–44. https://doi.org/https://doi.org/10.24843/JFU.2020.v09.i01.p06
  10. Wisa Khoirun Nisa. (2012). Evaluasi Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Infeksi Saluran Kemih Rawat Inap Di RS X Jepara Tahun 2011 Menggunakan Metode ATC/DDD. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

> >> 
Home Current Archives New Journal Search