Loading
UJI ANGKA LEMPENG TOTAL MIKROBA PADA MINUMAN SUSU KEDELAI (Glycine max L. Merr.) TANPA MEREK DI KECAMATAN GOMBONG KABUPATEN KEBUMEN
##common.pageHeaderLogo.altText##
Vol. 3 No. 1 (2023) • Articles

UJI ANGKA LEMPENG TOTAL MIKROBA PADA MINUMAN SUSU KEDELAI (Glycine max L. Merr.) TANPA MEREK DI KECAMATAN GOMBONG KABUPATEN KEBUMEN

Published 2023-06-30
Nurul Luthfia Faizah , Tri Cahyani Widiastuti , Titi Pudji Rahayu
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains , Vol. 3, No. 1 (2023) , pp. 62-68 , Published: 2023-06-30
1 Universitas Muhammadiyah Gombong

Abstract

Makanan dan minuman yang dibuat oleh industri rumahan sering terkontaminasi oleh mikroorganisme karena masih menggunakan teknik manual, waktu produksinya cukup memakan waktu lama dalam proses produksi, penyimpanan produk, distribusi produk dan akhirnya sampai ke tangan konsumen. Keberadaan mikroorganisme di dalam makanan/minuman sangat tidak diinginkan karena dapat menyebabkan perubahan organoleptik pada makanan/minuman tersebut, terutama jika makanan tersebut masuk kedalam tubuh. Kandungan nutrisi susu kedelai juga hampir sama dengan susu sapi. Susu kedelai berasal dari alam sehingga mempunyai harga yang lebih murah dari susu sapi dan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan yang menjadikannya banyak disukai oleh masyarakat umum. Peelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas, keamanan mutu susu kedelai dan ada tidaknya cemaran mikroba bakteri susu kedelai yang dijual di Kecamatan Gombong Kabupaten Kebumen. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental deskriptif dengan metode ALT (Angka Lempeng Total ) pada media PCA (Plate Count Agar). Hasil dari penelitian 10 sampel susu kedelai didapatkan bahwa nilai ALT susu kedelai jual oleh penjual C 3 x 104, D 4,9 x 104, F 7 x 103, H 4 x 103, I 2,7 x 103, J 3 x 103, memenuhi syarat karena jumlah koloni <104 dan sampel susu kedelai yang dijual oleh penjual A 2,0 x 105, B 2,5 x 105, E 2,8 x 104, G 2,3 x 105, tidak memenuhi syarat karena jumlah koloni >104. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa data tidak berbeda signifikan yang artinya bahwa jumlah koloni dari tiap penjual tidak jauh berbeda. Hasil yang diperoleh dari tiap penjual tidak jauh berdeda (P<0,05). Penjual A kurang higienis dibadingkan dengan penjual B, C, D, E, F, G, H, I dan J.

Keywords

Susu kedelai Cemaran Mikroba ALT
Copyright (c) 2023 Nurul Luthfia Faizah

The copyright of the published manuscript belongs to the Author, while JFKS is given the right to publish and reproduce in part or in whole. All articles published by JFKS are open access content under the Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0) license.

Authors who publish with this journal agree to the following terms:

  1. The author retains the copyright and the journal publishing rights simultaneously by granting a license under the Creative Commons Attribution License which allows others to share the work with a statement of authorship of the work and initial publication in this journal.
  2. Authors are allowed and permitted to save their articles on institutional repositories or on their websites, as well as other online repositories after articles are published on JFKS.

Downloads

Download data is not yet available.

References

  1. Diarti, Marun Wiwin, Erlin Yustin Tatontos, And Aden Turmuji. 2016. “Larutan Pengencer Alternatif Nacl 0,9 % Dalam Pengecatan Giemsa Pada Pemeriksaan Morfologi Spermatozoa.†Jurnal Kesehatan Prima I(2):1709–16.
  2. Handayani, Fithria Wulan, And Ahmad Muhtadi. 2013. “Penentuan Tingkatan Jaminan Sterilitas Pada Autoklaf Dengan Indikator Biologi Spore Strip.†Farmaka 4(1):59–69.
  3. Indrasuari. 2011. “Standarisasi Simplisia Kulit Buah Manggis (Garcinia Mangostana L.).†Jurnal Farmasi Udayana 1–3.
  4. Kepmenkes Ri No.942. Menkes/Sk/Vii/2003. 2003. “Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 942/Menkes/Sk/Vii/2003 Tentang Pedoman Persyaratan Hygiene Sanitasi Makanan Jajanan Menteri.†1–21.
  5. Mursalim. 2018. “Pemeriksaan Angka Lempeng Total Bakteri Pada Minuman Sari Kedelai Yang Diperjualbelikan Di Kecamatan Manggala Kota Makassar.†Jurnal Media Analis Kesehatan 1(1):56–61.
  6. Nufus, Baiq Nihayatun, Galuh Tresnani, Jl Majapahit, No Mataram, And Tlp Fax. 2016. “Populasi Bakteri Normal Dan Bakteri Kitinolitik Pada Saluran Pencernaan Lobster Pasir ( Panulirus Homarus L .) Yang Diberi Kitosan Program Studi Biologi Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Mataram I . Pendahuluan Bakteri Normal Adala.†Jurnal Biologi Tropis 16(April):15–23.
  7. Octaviani, Melzi, And Mey Izzatul Thri Aria. 2017. “Uji Cemaran Bakteri Escherichia Coli Dan Coliform Pada Susu Kedelai Yang Di Jual Di Warungkawasan Kelurahan Sukajadi Kecamatan Sukajadi Pekanbaru.†Jurnal Penelitian Farmasi Indonesia 6(2):61–65.
  8. Puspandari. 2015. “Deskripsi Hasil Uji Angka Lempeng Total ( Alt ) Pada Beberapa Susu Formula Bayi.†Jurnal Kefarmasian Indonesia 5(2):106–12.
  9. Putriana, Fauziah, Herdini, And Irawan Sugoro. 2013. “Analisis Cemaran Mikroba Pada Sediaan Jamu Gendong Di Sekitar Terminal Lebak Bulus Wilayah Jakarta Selatan. Studi Kasus Pada Jamu Gendong Dari Dua Orang Penjual Jamu.†Analisis Cemaran Mikroba 2:46–50.
  10. Safrida, Yuni Dewi, Raihanaton Raihanaton, And Ananda Ananda. 2019. “Uji Cemaran Mikroba Dalam Susu Kedelai Tanpa Merek Di Kecamatan Jaya Baru Kota Banda Aceh Secara Total Plate Count (Tpc).†Jurnal Serambi Engineering 4(1):364. Doi: 10.32672/Jse.V4i1.845.
  11. Sni. 2009. “Sni 7388:2009 Batas Maksimum Cemaran Mikroba Dalam Pangan.†Standar Nasional Indonesia 17.
  12. Suzanni, Mulia Aria, M. Iqbal, And Irhammi. 2019. “Uji Cemaran Mikroba Pada Susu Kedelai Produksi Rumah Tangga Yang Beredar Di Banda Aceh Dengan Metode Tpc.†Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Vokasi 2(1):111–14.
  13. Tahun 2019, Nomor 86. 2019. “Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 86 Tahun 2019 Tentang Keamanan Pangan.†2019(019457).
  14. Tivani, Inur. 2018. “Uji Angka Lempeng Total (Alt) Pada Jamu Gendong Kunyit Asem Di Beberapa Desa Kecamatan Talang Kabupaten Tegal.†Psej (Pancasakti Science Education Journal) 3(1):43–48. Doi: 10.24905/Psej.V3i1.901.

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

> >> 
Home Current Archives New Journal Search