PENGARUH PEMBERIAN EDUKASI TERHADAP PENGETAHUAN KELUARGA TERKAIT DAGUSIBU ANTIBIOTIK DI DESA LANGSE KECAMATAN KARANGSAMBUNG KABUPATEN KEBUMEN

Eka Wuri Handayani, Adilla Syafira Firdaus, Anggita Atika Widyastuti, Belia Agustiyana Pawening, Cendi Puspita Sari

= https://doi.org/10.26753/empati.v6i2.1740
Abstract views = 342 times | views = 43 times

Abstract


Tingginya angka penggunaan antibiotik secara tidak rasional di masyarakat, khususnya dalam bentuk swamedikasi, berkontribusi terhadap meningkatnya resistensi bakteri di Indonesia. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah edukasi publik mengenai prinsip DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi terhadap peningkatan pengetahuan keluarga tentang penggunaan antibiotik secara rasional di Desa Langse, Kebumen. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif berbasis Project Based Learning melalui pemberian pretest, edukasi langsung, dan posttest. Edukasi dilakukan secara door to door dengan media leaflet dan buku saku. Hasil menunjukkan terjadi peningkatan rata-rata nilai pengetahuan dari 63,10% pada pretest menjadi 85,32% pada posttest. Mayoritas responden mengalami peningkatan skor, terutama kelompok usia lanjut dan pendidikan rendah. Simpulan dari penelitian ini adalah edukasi dengan pendekatan langsung berbasis prinsip DAGUSIBU terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan antibiotik secara rasional, sehingga dapat menjadi strategi edukatif berkelanjutan di tingkat komunitas.

Kata kunci : antibiotik;dagusibu;edukasi kesehatan;penggunaan rasional;resistensi bakteri


Full Text:

PDF

References


Agstina Yuana, D. (2016). Gambaran Penggunaan Antibiotik dengan Resep dan Tanpa Resep Dokter Beberapa Apotek di Area Jember Kota. Universitas Jember, 1–64.

Alfi Nurul Islamiyah, Vina Septiani, E. M. (2023). PERILAKU DAN PENGETAHUAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA POPULASI MASYARAKAT BANDUNG RAYA. 6(1), 53–67.

Aris Widayati, Sri Suryawati, C. de C. and J. E. H. (2020). Self medication with antibiotics in Yogyakarta City Indonesia: a cross sectional population-based survey. Health Policy and Planning, 1(3), 250–259. https://doi.org/10.1093/heapol/1.3.250

Chotimah, P. K. (2017). Evaluasi Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Penggunaan Antibiotik Di Kabupaten Klaten Universitas Muhammadiyah Surakarta. Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta, 1–17.

Dirga, D., Khairunnisa, S. M., Akhmad, A. D., Setyawan, I. A., & Pratama, A. (2021). Evaluasi Penggunaan Antibiotik pada Pasien Rawat Inap di Bangsal Penyakit Dalam RSUD. Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Jurnal Kefarmasian Indonesia, 11(1), 65–75. https://doi.org/10.22435/jki.v11i1.3570

Dwiningrum, R. (2024). Penyuluhan Bijak Menggunakan Antibiotik di Dusun 003 Pengaleman Barat Kresnomulyo Kecamatan Ambarawa Edisi Tahun 2023. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu( ABDI KE UNGU), 6(1), 31–34. https://doi.org/10.30604/abdi.v6i1.1563

Handayanti, L., & Gunawan, S. (2021). Hubungan tingkat pendidikan dengan pengetahuan dalam penggunaan antibiotika di lingkungan SMA/SMK Kecamatan Tambelang Kabupaten Bekasi. Tarumanagara Medical Journal, 3(1), 105–111. https://doi.org/10.24912/tmj.v3i2.11750

Ihsan, S., Kartina, K., & Akib, N. I. (2016). Studi Penggunaan Antibiotik Non Resep Di Apotek Komunitas Kota Kendari. Media Farmasi: Jurnal Ilmu Farmasi, 13(2), 272. https://doi.org/10.12928/mf.v13i2.7778

Keperawatan, J. (2025). Jurnal Keperawatan dan Kebidanan, Volume 17 Nomor 1 Januari 2025 Halaman | 51. 17, 51–57.

Kurniawati, L. H. (2019). Hubugan Pengetahuan Masyarakat terhadap Perilaku Penggunan Antibiotik (Studi Kasus Konsumen Apotek-apotek di Kecamatan Glagah Kabupaten Lamongan). Farmasi, 44.

Maelaningsih, F. S., Sari, D. P., Werawati, A., Aulia, G., Fahriati, A. R., Oktaviani, P., Salsabilah, A., Febrian, F., Nurazizah, F., Hidayat, A., Saragih, T. J., Fadhilah, H., & Ismaya, N. A. (2021). Sosialisasi Dagusibu Antibiotik dan Resistensinya pada Siswa Pondok Pesantren Daarul Muttaqien 2. Jurnal Abdi Masyarakat, 2(2), 17–23.

Nabila, S. M., Irianti, I. S., Salsabila, S., Hamidah, A., Rahmawati, F., Faizin, M. K., Ninjar, M., Malikhah, I. L., Valentina, S. O., Zafirah, D. N., Beriana, M., Azhari, A. A., & Rahem, A. (2021). Pengaruh Pemberian Edukasi Terhadap Pengetahuan Keluarga Terkait Dagusibu Antibiotik Di Daerah Surabaya Dan Sidoarjo. Jurnal Farmasi Komunitas, 8(2), 38. https://doi.org/10.20473/jfk.v8i2.24125

Smith, D. R. M., Dolk, F. C. K., Smieszek, T., Robotham, J. V., & Pouwels, K. B. (2018). Understanding the gender gap in antibiotic prescribing: A cross-sectional analysis of English primary care. BMJ Open, 8(2). https://doi.org/10.1136/bmjopen-2017-020203

Yarza, H. L., Yanwirasti, Y., & Irawati, L. (2015). Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap dengan Penggunaan Antibiotik Tanpa Resep Dokter. Jurnal Kesehatan Andalas, 4(1), 151–156. https://doi.org/10.25077/jka.v4i1.214

Yunita, S. L., Yang, H. W., Chen, Y. C., Kao, L. T., Lu, Y. Z., Wen, Y. L., To, S. Y., & Huang, Y. L. (2022). Knowledge and practices related to antibiotic use among women in Malang, Indonesia. Frontiers in Pharmacology, 13(October), 1–11. https://doi.org/10.3389/fphar.2022.1019303

Zawahir, S., Lekamwasam, S., & Aslani, P. (2019). A cross-sectional national survey of community pharmacy staff: Knowledge and antibiotic provision. PLoS ONE, 14(4), 1–15. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0215484


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View Stats

Universitas Muhammadiyah Gombong

Address: Jl. Yos Sudarso No.461 Gombong, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah 54412. Phone: (0287) 472433

Email: empati@unimugo.ac.id